Di tengah dinamika pasar yang semakin kompleks, merger dan akuisisi (M&A) telah menjadi strategi utama bagi perusahaan untuk bertahan dan berkembang. Perubahan regulasi, persaingan yang ketat, dan tuntutan pemegang saham membuat kemampuan untuk menavigasi proses M&A menjadi semakin penting. Para profesional hukum dituntut untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan praktik terbaik dalam situasi nyata demi mengantarkan perusahaan mencapai aksi korporasi yang sukses.