08 Jan 2020

BANJIR SEBAGAI SUATU FORCE MAJEURE

Awal tahun baru 2020 Masehi di Indonesia diawali dengan hujan deras yang mengguyur sebagian besar kota-kota di Indonesia. Salah satu kota yang intense terkena curah hujan adalah daerah JABODETABEK (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). Curah hujan yang intense mengguyur daerah tersebut, ternyata mengakibatkan kondisi yang biasa disebut dengan banjir.

Workshop Commercial Contract Drafting

Banjir merupakan suatu fenomena ketika aliran air yang berlebih merendam suatu dataran. Dataran yang direndam diantaranya bisa akses jalan, pemukiman warga, Gedung perkantoran dan lain sebagiannya. Hal ini akan berdampak dalam konteks bisnis, dimana  fenomena banjir akan menjadi suatu kendala atau bahkan menjadi suatu kerugian dalam kegiatan bisnis.

Kerugian atas fenoma banjir dalam kegiatan bisnis menjadi diskusi hangat, seperti yang dilansir oleh Kompas bahwa kerugian atas banjir tahun 2020 secara paritel sebesar 960 Miliyar Rupiah. Jumlah yang sangat banyak dan besar, sehingga yang menjadi pertanyaan siapa yang akan bertanggungjawab kerugian atas fenomena tersebut

Workshop Kontrak Konstruksi Internasional (FIDIC)

Terjadinya kerugian dalam kegiatan bisnis karena adanya fenomena banjir yang mengakibatkan salah satu pihak tidak dapat menunaikan prestasinya dan dipihak lain akan mengalami suatu kerugian. Tidak terpenuhinya suatu prestasi karena adanya fenomena banjir dapat dikatakan sebagai force majeure. Kata ‘dapat’ disini tergantung dari pihak debitur yang membuktikan (1) fenomena banjir yang terjadi bukan lah akibat dari perbuatan salah satu pihak, melainkan karena adanya fenomena alam. (2) fenomena banjir yang terjadi merupakan fenomena yang tidak dapat diprediksi sebelumnya oleh debitur atau setidak-tidaknya debitur mengetahui akan terjadi banjir sebelumnya. (3) tidak ada itikad buruk dari debitur untuk tidak menunaikan prestasinya kepada kreditur.  Hal itulah dapat dikatakan sebagai banjir sebagai suatu force majeure.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat