MENGENAL DUE DILIGENCE DI INDUSTRI PERTAMBANGAN

12 Jul 2019

MENGENAL DUE DILIGENCE DI INDUSTRI PERTAMBANGAN

Due Diligence merupakan serangkaian proses pemeriksaan dan penelusuran secara mendalam dan komprehensif dengan tujuan untuk memperoleh informasi material dari suatu perusahaan target sebelum transaksi/kerja sama bisnis dilakukan. Transaksi atau kerja sama bisnis tersebut dapat berupa merger, akuisisi, joint venture, penjualan aset, restrukturisasi, penawaran saham perdana oleh perusahaan yang akan go public, pembuatan perjanjian kerja sama dan lain sebagainya

Dalam industri pertambangan,  khususnya terkait dengan proses akuisisi, kegiatan due diligence tidak terbatas pada legal due diligence saja. Due diligence dalam industri pertambangan meliputi

Workshop Due Diligence in Mining Industry

  1. Legal Due Diligence

Legal Due Dilligence (“LDD”) merupakan kegiatan pemeriksaan secara seksama dari segi hukum yang dilakukan oleh konsultan hukum terhadap suatu perusahaan atau obyek transaksi sesuai dengan tujuan transaksi. LDD dilakukan untuk memperoleh informasi atau fakta material yang dapat menggambarkan kondisi suatu perusahaan atau objek transaksi, menemukan suatu issue dalam objek tersebut dan memberikan suatu rekomendasi kepada klien/investor terkait issue yang ada. Hasil LDD akan menjadi pertimbangan penting bagi klien/investor dalam pengambilan keputusan terkait dengan transaksi yang akan dilakukan.

  1. Financial Due Diligence

Financial Due Dilligence (“FDD”) merupakan kegiatan pemeriksaan secara seksama yang dilakukan oleh akuntan publik / konsultan keuangan terhadap suatu perusahaan mengenai kondisi finansial dari perusahaan target. FDD bertujuan untuk memperoleh informasi sebenarnya terkait kondisi keuangan, aset, kewajiban dan risiko pajak di perusahaan target.

  1. Tax Due Diligence

Tax Due Diligence merupakan suatu proses yang dilakukan untuk mengetahui track record  kewajiban perpajakan dari perusahaan target. Selain itu, Tax Due Diligence  dilakukan untuk menganalisis dan mengevaluasi konsekuensi pajak yang mungkin timbul dari suatu transaksi.

  1. Technical Due Diliigence

Technical Due Diligence adalah proses due diligence  yang bertujuan untuk mengetahui potensi risiko yang mungkin timbul dalam suatu proyek yang dilakukan melalui perhitungan dan perencanaan biaya yang digunakan mulai dari biaya manajemen, pembangunan, pemeliharaan dan perbaikan aset-aset dalam proyek tersebut. Dalam industri pertambangan, Technical Due Diligence juga dilakukan untuk mengetahui kelayakan suatu proyek termasuk diantaranya melalui penyelidikan cadangan mineral atau batu bara (reserve).

  1. Environmental Due Diligence

Environmental Due Diligence adalah proses due diligence yang berkaitan dengan penilaian atas potensi risiko yang mungkin timbul terhadap lingkungan berikut potensi kerugian dan kewajiban perbaikan lingkungan yang masih tersembunyi, yang dapat menelan biaya yang sangat besar. Penilaian atas potensi risiko tersebut diantaranya adalah mengenai kondisi tanah, kandungan kontaminasi dalam tanah dan aspek teknis lingkungan lainnya. Lingkungan dan budaya masyarakat pun menjadi salah satu perihal kajian dalam environmental due diligence dalam bisnis pertambangan.

Workshop Contract Drafting in Mining Industry

Kegiatan due diligence merupakan kegiatan yang memerlukan ketelitian dan kemampuan analisis yang tinggi karena kesalahan dalam melakukan due diligence berpotensi menimbulkan sengketa di kemudian hari bahkan dapat menimbulkan kegagalan proyek.  Oleh karenanya, due diligence harus dilakukan oleh seorang profesional yang memiliki kapabilitas dan kualifikasi dibidangnya masing-masing, baik di bidang hukum, keuangan, perpajakan, teknik dan lingkungan. Pembahasan lebih lanjut mengenai kegiatan due diligence akan disampaikan dalam workshop/training mengenai due diligence.

 

 

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!