08 Jul 2019

Build Operate Transfer Agreement : Overview and Types of Contract

Proyek Build Operate Transfer (“BOT”) dikenal sebagai kontrak atau perjanjian konsesi, yang tersebar pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 di Prancis dan negara-negara lain. Pemerintah Perancis menggunakan kontrak-kontrak ini untuk membangun proyek kereta api, pembangkit listrik, dan proyek pasokan air. Pada pertengahan 1980-an, ia menerima dua perkembangan penting dalam penerapan sistem ini. Pertama, sistem BOT diterapkan melalui implementasi Terowongan Saluran yang menghubungkan. Kedua, undangan perdana menteri Turki kemudian “Turgat Ozal” untuk menggunakan sistem ini dalam implementasi proyek infrastruktur di Turki, yang pertama kali menyebut istilah “BOT” untuk merujuk pada jenis proyek.

Akar proyek BOT kembali ke apa yang dikenal sebagai kontrak atau perjanjian konsesi, yang tersebar pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 di Prancis dan negara-negara lain. Pemerintah Perancis menggunakan kontrak-kontrak ini untuk membangun proyek kereta api, pembangkit listrik, dan proyek pasokan air. Pada pertengahan 1980-an, ia menerima dua perkembangan penting dalam penerapan sistem ini. Pertama, sistem BOT diterapkan melalui implementasi Terowongan Saluran yang menghubungkan. Kedua, undangan perdana menteri Turki kemudian “Turgat Ozal” untuk menggunakan sistem ini dalam implementasi proyek infrastruktur di Turki, yang pertama kali menyebut istilah “BOT” untuk merujuk pada jenis proyek.

Sistem Build Operate Transfer (BOT) digunakan sebagai bentuk partisipasi sektor swasta dalam proyek infrastruktur, perusahaan proyek (sektor swasta) setuju dengan pemerintah tuan rumah untuk berinvestasi dalam proyek-proyek infrastruktur untuk periode konsesi yang disepakati (15-30 tahun), ini merujuk sebagai berikut:

  • Build: perusahaan proyek bertanggung jawab atas desain dan konstruksi proyek infrastruktur.
  • Operate: perusahaan proyek bertanggung jawab untuk operasi dan pemeliharaan proyek infrastruktur selama periode konsesi.
  • Transfer: perusahaan proyek bertanggung jawab untuk mentransfer fasilitas proyek infrastruktur kepada pemerintah tuan rumah di akhir masa konsesi

Workshop Build Operate Transfer 

Perjanjian Build-Operate-Transfer (BOT) adalah perjanjian yang dengannya investor setuju untuk membangun, membiayai pembangunan, dan mengoperasikan dan memelihara aset infrastruktur tertentu (misalnya bandara, pelabuhan, pembangkit listrik, sistem pasokan air dll. ) untuk jangka waktu tertentu sebelum mentransfer aset infrastruktur kepada pemerintah. Jangka waktu perjanjian semacam itu biasanya cukup lama bagi investor untuk mengganti biaya investasi pembangunan infrastruktur, dengan membebankan tarif atau biaya pengguna selama periode operasi infrastruktur. Selain proyek BOT, proyek infrastruktur juga dilakukan di sejumlah struktur lain dan pengaturan kontrak.

Bentuk-bentuk perjanjian dalam BOT Agreement

Type of Contract

Parties

 Details

Project

Agreement

·         Government

·         Project Company

Concession period, commitments and rights for both parties, tender documents, project

guarantees

Consortium

Agreement

·         Project Company

·         Contractor

·         Financer

Responsibilities of different parties

contribution of parties in project capital

Finance

Agreement

·         Commercial Banks

·         Fund Institutions

Finance system, Guarantees of financer,Pay back method, Contribution of Parties

 

Construction

Agreement

·         Project company

·         Contractor

Construction contract, method of payment, penalties, schedules of Maintenance

 

Operation

Agreement

·         Project Company

·         Operation Comp.

Operation agreement, operation fees, Operation Reports,Financial statement

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!