20 May 2019

Trend dalam pemilihan forum sengketa konstruksi

Arbitrase internasional telah lama menjadi salah satu bentuk penyelesaian sengketa yang paling umum digunakan untuk dunia industri konstruksi baik secara nasional maupun internasional. Terdapat suatu survei yang dilakukan oleh White & Case mengenai presentasi pemilihan forum sengketa dalam dunia industri konstruksi antara tahun 2015-2018. Terdapat perubahan signifikan yang muncul dalam survei antara tahun 2015-2018 dalam hal pemilihan forum sengketa. Meningkatnya presentasi yang signifikan dalam pemelihan forum alternative dispute resolution (ADR) yang digunakan dalam yaitu forum arbitrase internasional. Pada 2015, hanya 34% responden menyatakan preferensi untuk menggunakan ADR dalam forum arbitrase internasional, sedangkan pada tahun 2018 pemilihan forum arbitrase internasional meningkat menjadi 49%.

Survei pada tahun survei 2018 para koresponden mengungkapkan bahwa mayoritas dari mereka yang menggunakan ADR dalam forum arbitrase internasional karena berdasarkan klausul perjanjian dalam konteks/perihal mengenai forum mana yang akan digunakan jika suatu saat terjadi sengketa (choice of law). Klausul seperti itu diadopsi dari bentuk kontrak konstruksi standar internasional seperti standar kontrak konstruksi yang dibakukan oleh Fédération Internationale des Ingénieurs-Conseils (FIDIC) 2017.

Dua karakteristik kenapa arbitrase sering digunakan oleh para pihak karena, pertama sesuai keinginan para pihak (dianggap lebih adil), dan kedua sebagai bentuk penghindaran sistem hukum nasional dan sengketa di pengadilan negeri (supra nasional). Para pihak yang memiliki latar belakang budaya dan cara berbisnis yang berbeda lebih diterima dalam forum arbitrase yang menjadikannya bentuk penyelesaian perselisihan yang lebih sering digunakan daripada litigasi di pengadilan menggunakan hukum nasional. Selain itu forum arbitrase memiliki fleksibilitas dan hak untuk memilih arbiter ,artinya para pihak dapat mengadopsi prosedur yang disesuaikan dengan titik perselisihan, dan menunjuk arbiter dengan keahlian, kualifikasi, dan pengalaman khusus industri dalam sengketa yang sedang berlangsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Open chat